ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Catatan Brutal: 20 Oktober 2013

Sunday, 27 October 2013

20 Oktober 2013


DRAMA

Sekecil-kecilnya kutu pasti akan menjadi masalah besar juga, jika jumlahnya ada banyak. Sekecil-kecilnya titit pasti akan besar juga, jika dielus-elus. (nah lho...)
Sebelumnya gw mau berterima kasih kepada seseorang disana yang telah memberi hadiah yang cukup absurd menurut gw. Apa hadiahya? Rahasia dong... Oh iya, berkat hadiah itu gw jadi tahu bagaimana cara coli yang baik dan benar.
Hari ini capek buanget (dikasih u biar keliatan capek buanget (dikasih u lagi biar keliatan lebih mendramatisir)). Gimana nggak capek coba? Dari jam empat subuh gw udah bangun buat ngapalin teks dialog drama yang akan dilaksanakan pada siang harinya pukul 13.00. Dan hebatnya lagi, skrip darma baru ada ditangan gw dua hari sebelum hari ini.
Hebat kan? Nggak? Biasa aja?
Coba deh tanya sama para pemain drama profesional. Berapa lama mereka script reading-nya, latihannya, dan juga bikin propertinya? Nggak kenalan pemain drama? Tanyakanlah pada rumput yang bergoyang.... dudududu... dudu.. du dudu...
JEGEEEEEEER!!!!!!!!                    
It’s show time!!! (dalam keadaan belum hapal dialog yang pake bahasa inggris)
Sempat terbersit sebuah ide cemerlang dipikiran gw untuk menghindar dari pentas drama ini. Gini rencananya. Gw baru masuk kelas setelah si dosen ada di dalam kelas, saat melewati pintu masuk gw langsung jatuh dan tiba-tiba lumpuh sebelah. Dan jika si dosen atau salah satu dari temen sekelas gw ada yang teplon dokter atau semacamnya, gw tinggal pura-pura kesurupan setan. Lalu meminta sesaji berupa chicken roasted yang bertabur bulu ketek semua temen sekelas dan memaksa agar si dosen memakannya tanpa minum.
Karena ide itu terlalu ekstrem, gw kubur dalam-dalam ide itu. Semisal ada test dadakan gw jadi nggak perlu lagi cari ide briliant.
Drama... pasti berlalu... du dadi du... du dadi du~
Emang bener apa kata orang, jika kita punya masalah hadapilah, karena jika kita menghindarinya maka akan muncul masalah yang lebih besar dari masalah yang sebelumnya. Yah... walaupun banyak improvisasi sih... Tapi kata raditya dika dalam pembuatan filmnya dia juga melakukan banyak improvisasi. Drama gw sih bukan banyak improvisasi, tapi latihannya aja yang kurang, dan kami satu kelompok hanya modal nekat.

Pesan moral: jangan eek sembarangan, karena eek sembarangan dapat menyebabkan komplikasi.

No comments:

Post a Comment