DRAMA
Sekecil-kecilnya
kutu pasti akan menjadi masalah besar juga, jika jumlahnya ada banyak.
Sekecil-kecilnya titit pasti akan besar juga, jika dielus-elus. (nah lho...)
Sebelumnya
gw mau berterima kasih kepada seseorang disana yang telah memberi hadiah yang
cukup absurd menurut gw. Apa hadiahya? Rahasia dong... Oh iya, berkat hadiah
itu gw jadi tahu bagaimana cara coli yang baik dan benar.
Hari ini
capek buanget (dikasih u biar keliatan capek buanget (dikasih u lagi biar
keliatan lebih mendramatisir)). Gimana nggak capek coba? Dari jam empat subuh
gw udah bangun buat ngapalin teks dialog drama yang akan dilaksanakan pada
siang harinya pukul 13.00. Dan hebatnya lagi, skrip darma baru ada ditangan gw
dua hari sebelum hari ini.
Hebat
kan? Nggak? Biasa aja?
Coba deh
tanya sama para pemain drama profesional. Berapa lama mereka script
reading-nya, latihannya, dan juga bikin propertinya? Nggak kenalan pemain
drama? Tanyakanlah pada rumput yang bergoyang.... dudududu... dudu.. du dudu...
JEGEEEEEEER!!!!!!!!
It’s
show time!!! (dalam keadaan belum hapal dialog yang pake bahasa inggris)
Sempat
terbersit sebuah ide cemerlang dipikiran gw untuk menghindar dari pentas drama
ini. Gini rencananya. Gw baru masuk kelas setelah si dosen ada di dalam kelas,
saat melewati pintu masuk gw langsung jatuh dan tiba-tiba lumpuh sebelah. Dan
jika si dosen atau salah satu dari temen sekelas gw ada yang teplon dokter atau
semacamnya, gw tinggal pura-pura kesurupan setan. Lalu meminta sesaji berupa
chicken roasted yang bertabur bulu ketek semua temen sekelas dan memaksa agar
si dosen memakannya tanpa minum.
Karena
ide itu terlalu ekstrem, gw kubur dalam-dalam ide itu. Semisal ada test dadakan
gw jadi nggak perlu lagi cari ide briliant.
Drama...
pasti berlalu... du dadi du... du dadi du~
Emang
bener apa kata orang, jika kita punya masalah hadapilah, karena jika kita
menghindarinya maka akan muncul masalah yang lebih besar dari masalah yang
sebelumnya. Yah... walaupun banyak improvisasi sih... Tapi kata raditya dika
dalam pembuatan filmnya dia juga melakukan banyak improvisasi. Drama gw sih
bukan banyak improvisasi, tapi latihannya aja yang kurang, dan kami satu
kelompok hanya modal nekat.
Pesan
moral: jangan eek sembarangan, karena eek sembarangan dapat menyebabkan
komplikasi.
No comments:
Post a Comment