TITIT
Hilangkan penatmu
Jika sudah hilang, garuklah pantatmu
Bilamana hatimu gundah, kirimlah Tuhan sebuah surat
Tuhan tidak akan membalas suratmu dengan surat
Yang diatas hanyalah langit-langit kamar
Aku tidak suka menyamar
Hatiku pun pernah digampar dan membekas sebuah memar
Tak ingin aku dilamar
Karena diriku terdapat sebuah titit
Kau bergandengan dengan pacarmu di sebuah rakit
Betapa hatiku ini terasa sakit
Aku tak mau lagi mengungkit-ungkit
Lebih baik kita main jungkat-jungkit
Jikalau pernah ku buat salah, silahkan kau cubit
Titit
Meskipun sudah jatuh, kau harus bangkit
Hati, jantung dan pikiran ini tak lagi terkait
Disaat yang sulit itulah kau harus bangkit
TITIT...
AYO! BANGKIT!
No comments:
Post a Comment