ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Catatan Brutal: Pantai Anjay

Saturday, 10 December 2016

Pantai Anjay


Hanya ada satu sumber api yang terpancar di pantai itu. Angin yang lumayan kencang juga menambah rangsangan kepada bulu kuduk untuk berdiri. Selain saya emang lagi kebelet poop juga sih.

Suasana pantai Siung malam itu begitu tenang, sesampainya di sana kami langsung mendirikan tenda dengan meminimalisir suara tentunya. Takutnya kalau kami mengeluarkan suara yang berisik bisa mengganggu penunggu sana yang lagi ena-ena.

Tips dari saya kalau kamu mau camping juga di pantai ini, lebih baik kalo kamu bawa kayu bakar terus barbekiuan (eh tulisannya udah bener belom?). Saya jamin bakal hacep banget kalo di pantai Siung bakar-bakaran sambil nyanyi-nyanyi, bareng pasangannya masing-masing, kalo kedinginan tinggal dusel-dusel manja. Beuh.


Kalau kamu camping di pantai, kamu ngga akan ketemu sama kebun teh, kebun kopi, salju, dan lain sebagainya. Ya iyalah.

Mata udah udah kek lampu yang ada di angkringan, udah ngga bisa liat sekitar dengan jelas. Memejamkan mata sejenak sambil membayanagkan besok pagi langsung disapa matahari saat membuka tenda.

Dan akhirnya pagi pun tiba, suara angin dan ombak dari semalam agak mengganggu pendengaran dan sirkulasi angin di tubuh sehingga bukan sapaan pagi yang muncul, tapi suara kentut yang merdu bagaikan terompet tahun baru menyambut pagi itu.

Ekspektasi yang semalam sudah dibangun sebegitu tingginya, runtuh dalam sekejap saat menyadari bahwa pantai ini dikelilingi bukit-bukit karang yang tinggi sehingga sunrise hanya menjadi sebuah kemustahilan pagi itu.

Pantai selanjutnya yang kami kunjungi adalah pantai WEDI OMBO. Dari namanya dapat dilihat bahwa pantai ini memiliki pasir yang luas atau wedi ombo (dalam bahasa jawa). Itu ekspektasi kami berikutnya yang akan diinjak-injak lagi dengan kenyataan yang ada.

“Apalah arti sebuah nama”
Pemberi nama pantai ini mungkin penganut garis keras quote tersebut. Pantai wediombo tidak memiliki pasir yang luas seperti gurun sahara, bahkan untuk menyaingi luas pasir di pantai Siung pun ngga sanggup. Pada kenyataannya pantai Wediombo didominasi oleh bebatuan karang, banyak orang 
yang memancing di karang-karang pantai.

Satu hal yang perlu diwaspadai di pantai ini adalah kalian harus berhati-hati saat melangkah di batuan karang pantai Wedi ombo karena terdapat banya bulu babi. Kalau kamu ngga sengaja mencumbu kakimu dengan bulu babi ini efeknya bisa bikin demam.

Kalau kamu beruntung, kamu bisa bertemu dengan cewek-cewek yang asik bermain air hingga lupa memperhatikan sekeliling mereka dan itu adalah saat yang paling tepat  untuk kalian para predator mengamati mangsa. Mangsa lengah dikit, minimal belahan tetek sama pentil njeplak didapat.

Sebetulnya masih banyak sekali pantai-pantai di Jogja yang masih bisa dikupas tuntas. Tapi karena tulisan yang sedikit ini paling juga ngga ada yang baca, cukup sekian dulu ya.


BYE!

12 comments:

  1. Pantai pantai dah lama gak kesana ke pantai di mana aja kalau udah main di pantai rasanya lupa waktu juga. Baru ngeh kalau di pantai berbatu karang banyak bulu babinya padahal biasa aja jalan di antara batu karang cuma cukup hati hati karena licin

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada bulu babinya kak.. tapi pd ngumpet di sela-sela batu karang

      Delete
  2. Wew bagus nih buat rekomendasi. Thanks min :D

    ReplyDelete
  3. jadi pengen ke pantai nih ahh.. thank gan sharenya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ke pantai bawa makanan biar ngga makanin pasir

      Delete
  4. nice gan.. btw kalo ke pantai cuman mau ngeliat ceweknya dosa gak yahh.. wkwk :D

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Aku pernah lihat bulu babi ..., tapi bukan di pantai Wedi Ombo.
    Ngelihatnya nyangkut di jala nelayan di pantai Siung.

    Jalanya ditenggelamkan sekian lama, lalu diambil lagi sama nelayan yang berani banget ..., karena posisi jala ditenggelamkan nyaris ke tengah laut.
    Lalu jala diseret ke batu karang, bulu babi ditimpuk pake batu buat matahin duri2nya.

    Ternyata bulu babi banyak nyangkut dijalanya.

    ReplyDelete